Wednesday, September 01, 2004

SePtEmbeR CeRiAaaaa....

Ahhh... slamat datang bulan Septemberrrr....
Gak tau yah kenapa tiba-tiba moodku lagi bagus aja neh... Hari ini juga cerah, the sun is shining bright, the sky is very clear. Jadi yah moodnya ikutan cerah lah *ciehhh...*
Not much has been happening... tapi yang jelas, untuk saat ini aku bisa tenang lah... temenku itu sifatnya udah berubah jadi baik lagi (bingung kan?! aku juga!!) Anyway, aku gak mau ambil pusing lah. Kalo emang dah berubah jadi baek lagi ya sudah, aku malah seneng dan lega toh?! Lagian toh aku tinggal di tempat dia gak gratis, alias tiap bulan bayar, sesuai dengan harga yang dikasih sama dia.

Hmmm... I have been thinking about human's relationship for the last several days (male and female relationship of course). Complicated is the only word that can describe it. Aku punya seorang teman yang sudah seperti adik sendiri. Dia baru saja kirim email, memberitahu kalo dia sudah putus dengan ceweknya. Alasannya? Klasik...
Sebenarnya orang tua mereka berdua tidak tahu kalo mereka berpacaran, dan mereka berdua tahu bahwa mereka sama sekali tidak boleh pacaran. Kalo ortu mereka tahu, hmmmm perang dunia ke 3 bisa terjadi alias kemarahan besar. Jadi, hubungan mereka bener-bener rahasia, bahkan saudara-saudara mereka tidak ada yang tahu.

Tapi yah.... rahasia... lama-lama pasti ketauan juga. Yep yep... adik perempuan si cewek akhirnya tahu soal hubungan mereka dan si cewek berusaha memohon supaya adiknya itu gak ngasih tahu ortu mereka. Adiknya itu setuju dengan SYARAT... *sigh*
Syaratnya, hubungan itu harus diakhiri. Akhirnya... dengan terpaksa semuanya berakhir. Si cowok yang kirim email itu bilang:
"Aku gak tau mesti gimana, aku terpaksa harus menerima keputusan cewekku itu. Aku bingung bagaimana caranya mengatasi perasaanku sendiri. Sambil ngetik e-mail ini, aku sambil nangis... Kenapa sih? Apa salahnya sih dengan hubungan kami?!"

Karena e-mail itu juga aku jadi mikir soal hubungan 'kami', kenapa sih? Apa salahnya dengan hubungan kami? Ya ya... aku harus mengerti jalan pikiran orang tua, khawatir ini itu, takut begini begitu dan segala macam alasan di balik semua perkataan, perintah dan larangan mereka. Sekarang sisa bagaimana kami bisa menunjukkan kepada mereka kalo apa yang mereka khawatirkan itu tidak akan terjadi karena hubungan kami. Tidak pernah gampang dan tidak akan pernah akan menjadi gampang... tapi setidaknya usaha itu penting, ya khan?
Wah... koq aku jadi mikir dalem banget yah?! Gak tau juga pointku apa tapi aku hanya ingin menyalurkan sedikit tentang apa yang ada di dalam pikiranku ini.

Memang berpacaran itu hubungan yang bisa dibilang aneh dan unik. Setiap hubungan itu berbeda, setiap pasangan mempunyai topik-topik perbincangan dan hal-hal yang hanya mereka berdua saja yang tahu dan orang lain tidak akan mengerti. Itu hal yang baik bukan? Itu cara mereka mengenali satu sama lain, cara yang pribadi lain tidak tahu yang membuat hubungan mereka menjadi begitu special. And every couple has different ways to keep their relationships strong.
Oh well... I'm sure many of you, who read this, will understand what I am talking about. :)
God bless!

No comments:

Post a Comment